Saya Mau Bantu…Beneerr…

Dalam hati rasanya pingin saya teriak ke counterpart saya itu.  Wajahnya tidak mampu menyembunyikan aura skeptical waktu saya menjelaskan kenapa kita harus menempuh cara A dan bukan B dalam memecahkan masalah ini.  Skeptis tapi nggak bisa menjelaskan kenapa.

Inilah resikonya kalau rekan kerja kurang pengalaman.  Kurang pengalaman baik secara teknis, tapi juga kurang pengalaman dalam menanggapi masukan dari orang lain.  Nggak selalu sih, tapi sayangnya sudah berkali-kali saya menemukan setting seperti.  Antusiasme dan masukan-masukan saya di awal sering diragukan, bahkan kadang dipandang sebelah mata.

Saya bukan bilang semua masukan saya harus diterima.  Tentu saja nggak.  Tapi mari diskusi untuk menemukan opsi-opsi yang lebih baik.  Jangan langsung skeptical tanpa alasan.  Karena akibatnya saya harus bekerja keras meyakinkan bahwa yang saya katakan ini bukan cuma ngecap, tapi sudah terbukti di tempat lain.  Saya juga harus terus meyakinkan bahwa yang saya lakukan ini semata-mata untuk membantu memecahkan masalah.  Sama sekali bukan untuk mendiskreditkan mereka, apalagi untuk merebut kerjaan mereka! No, I’m not after your job!

Entah kenapa, tapi counterpart saya seperti terintimidasi.  Apa saya terlalu gahar ya?  Padahal sebenarnya saya cuma mau membantu menguraikan benang kusut ini.  Yang – menurut pengakuannya sendiri – sudah terlalu lama dibiarkan kusut.  Tapi setelah analisa berhari-hari dan belasan meeting yang akhirnya bikin saya ngerti permasalahan dan bisa menggali opsi-opsi untuk menyelesaikannya, counterpart saya justru mengkeret dan bilang – slow down, take your time.  Dan tidak mau membuat keputusan.  Lah…jadi saya disuruh ngapain dong? Bengong syantik?

Tapi bener ya, pengalaman dan kedewasaan itu bukan cuma urusan bisa kerja.  Tapi juga urusan menghargai pendapat orang lain.  Melihat tujuan yang lebih besar. Legowo kalau dikritik.  Namanya juga kerja team, pada akhirnya semua harus bekerja sama untuk mewujudkan gagasan.

Jadi mas, kalem aja deh…saya cuma mau bantu kok….beneerrrr…..